usaha berhasil

Senin, 18 April 2016

Tanpa "Tetapi"




Inilah pertama kalinya aku melihat seseorang tanpa kata "tetapi".
Inilah pertama kalinya aku percaya ucapan seorang ibu adalah setitik doa.
Inilah pertama kalinya aku percaya Tuhan benar-benar mampu menciptakan sosok yang 100% sama dengan khayalan umatnya.


Seorang anak adam yang dapat membuat semua terasa di batas khayalan.
dan apakah aku dapat sampai pada batas kenyataan nanti?
meski ku tahu setitik cahaya itu tak lebih dari 96 jam...

Bookmark and Share

Minggu, 31 Maret 2013

Lirik Kaub Koon...Young Noy Pai - GOLF&MIKE

Gw hampir putus asa waktu nyari judul lagu n yang nyanyi nih lagu. Abisnya gue pertama denger di fanpage-nya Tonhon & Motor

http://www.facebook.com/photo.php?v=117898798295345

Bermodalkan kata "yaak" n "lek lek" akhirnya ketemu juga judul n liriknya...


Nih liriknya

Bookmark and Share

Jumat, 29 Maret 2013

Kedatangan Mario Maurer ke Blitzmegaplex Indonesia

Kabar yang menghebohkan nih,,,

        Gue dapet kabar  dari Blitzmegaplex katanya Mario Maurer bakalan datang ke Indonesia.. Tepatnya di Blitzmegaplex Grand Indonesia Jakarta...
Dia datang ke Indonesia untuk menghadiri acara Meet n Greet promo film Pee Mak Phrakhanong..





        Meet n Greet dan nonton bareng Mario bakalan diadakan tanggal 7 April 2013.
Nggak kayak Meet n Greet-nya Seven Something dulu yang free, sekarang HTM-nya Rp125.000. Sudah termasuk Meet n Greet sama nonton bareng...
       Acara ini bakalan dihadiri sutradara terkenal Banjong Pisanthanakun dan empat cast film terbaru GTH: 'PEE MAK', Mario Maurer, Davika Hoorne, Attharut Kongrasri, Pongsatorn Jongwilas dan Nuttapong Chartpong.

        Ayo yang mau nonton, buruan beli tiketnya karena hanya tersedia 400 tiket saja.
Tiket mulai bisa dibeli hari ini tanggal 29 Maret 2013 pukul 12.00. Jangan sampai kehabisan ya, coz kata temenku antriannya udah panjang...
Selain dibeli langsung di Blitzmegaplex Grand Indonesia tiket juga bisa dibeli langsung di websitenya Blitz, yaitu www.blitzmegaplex.com.

       Ok guys,, good luck ya... biarpun gue cuma bisa nangis gak bisa liat karena jauh di ujung sini.. :'( :(

Khop Khun kha mak n chok dee kha...




Bookmark and Share

Rabu, 06 Februari 2013

Rencana Kedatangan Mario Maurer ke Indonesia Tahun 2013

           Banyak orang searching berita Mario Maurer di tahun 2013, karena itu gue jadi semangat nulis artikel ini. Ok, ada apa sih Mario di tahun 2013 ini?
Ternyata ada kabar gembira lho buat para fansnya. Tahun ini Mario akan kembali datang ke Indonesia. Dia menjadi icon produk dari Filiphina yaitu Penshoppe, oleh karena itu dia diundang ke Indonesia untuk mempromosikan counter Penshoppe yang baru di Jakarta. 
            Kali ini Mario datang ke Indonesia nggak sendirian lho, dia didampingi oleh lawan mainnya di salah satu filmnya. Ayo coba tebak, siapa dia... Yupz! Baifern (Pimchanok), lawan mainnya di film legendaris A Crazy Little Thing Called Love aka First Love.
            Berita ini bukan hoax (palsu) lho... Buktinya dalam video yang berdurasi hanya beberapa menit ini Mario memaparkan rencana kedatangannya ke Indonesia.

"hi im mario maurer, i want to thank all my fans in indonesian for welcome in penshoppe, and dont forget to follow penshoppe indonesia on twitter and on facebook, me and BAIFERN we will MEET u guys soon, see u guys in jakarta, Beyy~"


Oh, iya. Sebelumnya kan Mario pernah dateng ke Indonesia tuh. disini ni beritanya.

Kapan sih ke Indonesianya?
           Nah, itu dia. Mengenai kapan tepatnya masih jadi rahasia management Penshoppe, pastinya tempatnya di Jakarta. Katanya mereka pasti akan memberi kabar lagi apabila waktunya sudah jelas. Oleh karena itu, ikutin aja blog ini supaya kalian yang ngaku fans sejatinya nggak ketinggalan beritanya. Pastinya nggak mau kan nyia-nyiain buat ketemu langsung sama Mario? Jarang-jarang lho ohoh dateng ke Indonesia.
Ok, semoga aja cepet ya dateng ke Jakartanya. Nggak sabar denger berita selanjutnya.

 -> update terbaru kedatangan mario di Blitzmegaplex Jakarta

Bookmark and Share

Senin, 04 Februari 2013

Aksi Pelarian Diri Narapidana Cilik yang Tergolong Cerdik




          Siapa pun tidak akan menyangka kalau anak berusia 8 tahun yang tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dapat membunuh dan melarikan diri dari dari sel dengan cara-cara yang cerdik. Sebut saja namanya Rafi.

Sebenarnya Rafi adalah anak yang cerdas. Ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jagobermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat kanak-kanak. Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh
Waktu itu Rafi belum genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang ‘keamanan’ yang begitu tinggi. Berita ini rupanya sampai di telinga Rafi. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut.

Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya. “siapa yang bunuh ayah saya!” teriaknya kepada orang yang ada di empat itu.

“Gue terus kenapa?” ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Rafi pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

“Rafi nih sering bikin repot petugas di Lapas!” ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai Rafi sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akan hal ini, diam-diam Rafi menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Rafi. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat loh waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung hawa panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, Rafi selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk Rafi. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Rafi yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpannya di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Rafi memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruangan ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Rafi.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah. Pelarian-pelarianny a didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!

Karena itu pula pada pelarian Rafi yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Rafi. Hasilnya dua hari kemudian Rafi kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

Ibu kepala, Rafi minta maaf, tapi Rafi kangen sama ibu Rafi. Tulisnya singkat. Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. 

Jadi seperti itulah aksi cerdiknya seorang bocah belum genap 8 tahun. Rasanya seperti menonton film The Shawshank Redemption (1994). saya hanya berandai-andai, jika saja polisi bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Rafi) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain.

Bookmark and Share

Kamis, 31 Januari 2013

Pasang Iklan

Cara beriklan:

Kirim e-mail ke hetex.kassys@gmail.com dengan format berikut:

Nama:
Alamat Website:
Waktu: (berapa hari iklan akan dipasang)
Ukuran Banner: (sesuai yang telah tersedia)


#Catatan :
Tidak menerima iklan yang mengandung unsur pornografi.

Bookmark and Share

Jumat, 25 Januari 2013

Poot Mai Kit - Ost. Seven Something



             Ini salah satu soundtrack seven something, tepatnya backsound videonya punpun yang di taman, yang ada buayanya..


Title: พูดไม่คิด / Poot Mai Kit (Speaking Without Thinking)
Artist: Season Five ft. Fukkling Hero
Album: [New Single]
Year: 2011



Kalo yang ini video di film seven something

Bookmark and Share

Tur Yang - Kao Jirayu Laongmanee



Gue nggak tau ini lagunya siapa sebenernya, tapi yang jelas Kao yang nyanyiin. Lagunya juga lumayan ok...



Bookmark and Share

Winatee Diao Tao Nun (Just One Second) - Kao Jirayu



              Ini lagu Kao di film pendek Just a Second...




Bookmark and Share

Mario Maurer singing

               
            Nyoba cari-cari videonya Mario yang lagi nyanyi, ternyata di Youtube banyak juga. Ada yang hip hop, pop, ampe yang kayak dangdut pun Mario nyanyiin. 

1.  อุ่นใจ Oun Jai [At Ease]


Artists: ปกรณ์ ฉัตรบริรักษ์ Pakorn Chatborirak, ปริญ สุภารัตน์ Prin Suparat, ภูภูมิ พงศ์ภานุ Phupoom Phongpanu, มาริโอ้ เมาเร่อ Mario Maurer
Album: 4+1 Superstar
Year: 2012

          Gue suka yang ini. Biarpun Mario cuma nyanyi dikit tapi dia cute abiz disini...




2.  Sa-Was-Dee-Krab Song

           Yang ini nyanyi hip-hop.
maklum,, kakaknya Mario (Marco Maurer) kan penyanyi hip-hop n Mario emang pang suka yang namanya nyanyi Hip-Hop..




3. Oh la Nor My Love

           Kalo yang ini kayak dangdutan... :D
Kalo nggak salah ini soundtrack filmnya dia yang judulnya Love In The Market...
Berasa dengerin lagu Indonesia.... :v



             Nah,,, dah pada tau kan gimana suara Mario pas nyanyi...
menurut gue suaranya lembut, kayak anak kecil... tapi overall it's ok kok..

Bookmark and Share

Lirik ไม่บอกรัก..แต่รักมาก / Mai Bauk Ruk…Dtae Ruk Mahk - Kao Jirayu

Sawatdee kha... :)
Kao punya lagu baru lho...  judulnya Mai Baok Rak...Tae Rak Maak (I Haven't Told You...But I Love You a Lot)...

Ini liriknya...
Title: ไม่บอกรัก..แต่รักมาก / Mai Bauk Ruk…Dtae Ruk Mahk (I Haven’t Told You…But I Love You a Lot)
Artist: Kao Jirayu
Album: [Single]
Year
: 2012

Bookmark and Share

Sabtu, 05 Januari 2013

Mario Maurer Datang Ke Indonesia


Mario Maurer datang ke Indonesia? Ih wow!

Yup, Mario emang dateng ke Indonesia, tapi 2 tahun yang lalu tepatnya tanggal 6 Mei 2011...

Kok bisa sih?
Gini alasannya..
        Mario tuh datang ke Indonesia karena dia diundang untuk mengadiri sebuah acara ulang tahun, yaitu ulang tahunnya Chelsea siswi SMAK BPK Penabur, Bandung. Dia memang ngefans banget sama Mario, mungkin karena aktingnya di CLTCL kali ya (sotoi banget).


Bookmark and Share

Jep Dee Gwah Ngao Ost. My True Friend

      
        Hai, hai, hai... Alhamdulillah, akhirnya dapet lirik lagunya Mouse Natcha Jantapan soundtrack Friends Never Die aka My True Friend.. ^^  saking senengnya, langsung gue bikin post ini. Padahal udah malem banget, tapi nggak papa dech. Kalo udah urusan Thailand, yang lain mah terkalahkan :D (malah curhat ya?)
Ok, langsung aja. Judulnya เจ็บดีกว่าเหงา / Jep Dee Gwah Ngao (Hurting Is Better Than Being Lonely)


Nih MV-nya

Bagus kan??? Pasti donk..

Ni kalo mau download yang versi mp3-nya, buat pengiring tidur.. xixixi  ^_^

Bookmark and Share

Sabtu, 29 Desember 2012

Profil Mario Maurer


      Hmmm,, siapa sih yang gak kenal dia?? 
Yupz, Mario Maurer... Yang hobi nonton film Thailand pasti tahu banget sama si aktor imut satu ini. Aktor muda ini mengawali karirnya sebagai model, kemudian dia mulai merambah ke dunia film. Film pertamanya adalah Love of Siam. Disana dia berperan sebagai cowok gay bersama Witwisit Hiranyawongkul (Pchy). Film itu cukup terkenal dan dapet banyak penghargaan. Karena film itu Mario memperoleh penghargaan sebagai aktor terbaik. Wah, wah, wah,, baru pertama main film aja udah dapet penghargaan ya...

Bookmark and Share

Rabu, 26 Desember 2012

Pentingnya Perencanaan Pembelajaran

Dalam mementaskan sebuah drama, pasti dibutuhkan skenario yang menjadi patokan para pemain untuk memerankan perannya. Apa jadinya jika sebuah drama diperankan tanpa berpatokan pada skenario? Mungkin cerita yang ingin disampaikan tidak akan sampai ke penonton. Begitu pula dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Jika diibaratkan, Kegiatan Belajar Mengajar hampirlah sama dengan pementasan drama, dimana sama-sama membutuhkan skenario. Skenario dalam Kegiatan Belajar Mengajar diwujudkan dalam sebuah Perencanaan Pembelajaran.
Perencaan Pembelajaran merupakan seperangkat alat yang digunakan guru untuk merencanakan kegiatan pembelajaran. Perencanaan Pembelajaran ini meliputi antara lain Program Tahunan (PROTA), Program Semester(PROMES), Silabus, dan Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP). Dalam pembuatannya pun terdapat kronologinya, yaitu dimulai dari pembuatan Program Tahunan yang merupakan rencana penetapan alokasi waktu satu tahun. Disusul Program Semester yang berupa rincian program kegiatan yang harus dicapai dalam periode waktu satu semester. Setelah Program Semester dibuat, maka selanjutnya adalah membuat Silabus atau penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, dan yang terakhir adalah pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang merupakan perkiraan atau proyeksi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Adapun manfaat dari Perencanaan Pembelajaran, antara lain :
a.    Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
b.  Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan.
c.    Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun unsur murid.
d.  Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja.
e.    Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
f.     Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya.
Jadi, Perencanaan Pembelajaran sangatlah penting dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Oleh karena itu setiap guru perlu  membuat Perencanaan Pembelajaran yang sedemikian rupa  agar pelaksaan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat mencapai Tujuan Intruksional Umum (TIU) dan Tujuan Intruksional Khusus (TIK) pembelajaran itu sendiri.

Bookmark and Share

Silabus dan Langkah Penyusunannya


Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar.
Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus bermanfaat sebagai pedoman pengembangan pembelajaran lebih lanjut, mulai dari perencanaan, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan penilaian. Prinsip pengembangan silabus adalah: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, memadai, aktual dan kontekstual, fleksibel, dan menyeluruh.
Komponen adalah bagian yang merupakan syarat untuk terbentuknya sesuatu yang utuh sebagai sistem. Silabus yang juga merupakan sistem membutuhkan komponen sebagai syarat terbentuknya.
Komponen silabus adalah:
1) Identifikasi                          5) Pengalaman Belajar       9) Sumber/Bahan/Alat
2) Standar Kompetensi            6) Indikator
3) Kompetensi Dasar               7) Penilaian
4) Materi Pokok                       8) Alokasi Waktu

Langkah-langkah menyusun silabus:
1) Mengisi Kolom Identifikasi,
2) Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi,
3) Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar,
4) Merumuskan Indikator,
5) Mengidentifikasi Materi Pokok,
6) Mengembangkan Pengalaman Belajar,
7) Menentukan Jenis Penilaian,
8) Menentukan Alokasi Waktu,
9) Menentukan Sumber Belajar / bahan / alat.

Sumber  yang digunakan berupa buku-buku rujukan dan referensi. Sedangkan yang dimaksud bahan dan alat adalah bahan-bahan dan alat-alat yang diperlukan dalam praktikum atau dalam proses belajar mengajar.
Untuk keperluan pembuatan silabus, sebenarnya harus melalui tahapan sebelumnya. Tahapan tersebut adalah: membuat program tahunan (prota), program semester (promes), dan kemudian baru membuat silabus.

Bookmark and Share

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Langkah Penyusunannya

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah perkiraan atau proyeksi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran. RPP disusun untuk satu kompetensi dasar.
Langkah-langkah penyusunan RPP:
1.      Mencantumkan identitas
2.      Menentukan alokasi waktu
3.      Menentukan standar kompetensi
4.      Menentukan kompetensi dasar
5.      Merumuskan indikator pencapaian kompetensi
6.      Merumuskan tujuan pembelajaran
7.      Menentukan materi pembelajaran
8.      Menentukan metode pembelajaran
9.      Menetapkan kegiatan pembelajaran
10.  Menentukan penilaian hasil belajar
11.  Memilih sumber belajar
Adapun untuk memahami wujud perencanaan pembelajaran, terdapat beberapa kriteria sebagai berikut:
a.    Memahami Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD)
          SK dan KD dalam dokumen standar isi keberadaannya sangat penting. Standar Kompetensi adalah sejumlah kompetensi minimal untuk setiap aspek/keterampilan berbahasa/bersastra yang wajib dimiliki siswa pada setiap akhir semester/kelas tertentu. Sementara itu, Kompetensi Dasar adalah sejumlah kompetensi minimal yang dijabarkan dari standar kompetensi tertentu.
          Pencapaian sejumlah KD akan menentukan keberhasilan pencapaian SK. Pencapaian SK akan menentukan keberhasilan pencapaian SKL mata pelajaran. KD yang akan dikembangkan menjadi RPP harus dipahami secara benar, untuk mencegah terjadinya salah arah dalam pembelajaran dan tidak menimbulkan kesalahan fatal dalam penjabarannya menjadi RPP. Mengingat dokumen yang memuat SK dan KD itu mengalami perjalanan yang cukup panjang (mulai tahun 2000), petiklah SK dan KD dari dokumen yang terakhir (Lampiran Permen 22/2006).
b.    Menjabarkan Indikator Pencapaian KD
          Keberadaan indikator dalam kurikulum beberapa kali mengalami pasang surut. Dalam perkembangan awalnya, indikator dicantumkan dalam kurikulum. Dalam perkembangan terbaru, standar isi hanya berisi standar kompetensi dan kompetensi dasar. Penjabaran kompetensi dasar menjadi indikator sepenuhnya diserahkan kepada guru. Melalui kebijakan ini diharapkan guru benar-benar dapat merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan konteks sekolah masing-masing tanpa harus terbelenggu oleh indikator yang ditetapkan oleh BSNP.
        Indikator adalah tanda-tanda yang dapat digunakan untuk menentukan/mengukur ketercapaian KD. Indikator berisi perilaku bawahan atau jabaran perilaku yang terdapat dalam KD. Indikator harus rinci, spesifik dan mudah diukur tingkat ketercapaiannya.
          Bila indikator sudah dijabarkan secara rinci, langsung bisa diangkat menjadi inti rumusan tujuan pembelajaran. Bila masih mungkin dirinci lagi, indikator dapat dijabarkan menjadi beberapa tujuan pembelajaran.
Indikator dapat memudahkan guru mengukur atau mengetahui ketercapaian KD. Oleh karena itu, indikator juga dapat dimanfaatkan sebagai :
(a) acuan dalam pengembangan instrumen asesmen
(b) acuan dalam pemilihan/pengembangan bahan ajar
(c) acuan dalam penentuan kegiatan/pengalaman pembelajaran
(d) acuan dalam penentuan alat/bahan/media/sumber belajar
c. Merumuskan Tujuan Pembelajaran
     Tujuan pembelajaran merupakan komponen yang wajib ada dalam RPP. Indikator pembelajaran merujuk kepada tanda-tanda yang dapat digunakan untuk melihat ketercapaian KD. Indikator yang telah rinci dapat dimanfaatkan secara langsung untuk merumuskan tujuan pembelajaran. Dalam silabus tidak perlu dicantumkan komponen tujuan pembelajaran, tetapi cukup indikator. Sementara itu, dalam RPP, wajib dicantumkan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang menggambarkan perilaku spesifik. Penggunaan kata kerja operasional itu akan memudahkan guru mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.
d.   Mengembangkan Bahan Pembelajaran
             Dalam silabus materi pembelajaran disebut materi pokok. Kolom materi pokok dalam silabus diisi rumusan inti KD. Sementara itu, dalam RPP disebut materi pembelajaran. Materi pembelajaran merupakan jabaran atau uraian lebih lanjut dari materi pokok dalam silabus.
     Materi pembelajaran harus relevan dengan KD dan indikator serta memudahkan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran juga harus diolah. Materi pembelajaran harus memenuhi syarat materi pembelajaran yang baik.
           Materi pembelajaran adalah fakta, konsep, prinsip, model, prosedur atau gabungan dari dua atau lebih jenis materi tersebut yang dihadirkan guru dalam pembelajaran untuk membantu siswa mempelajari dan menguasai kompetensi tertentu yang ditetapkan.
e.    Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
        Kegiatan pembelajaran diciptakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Kegiatan pembelajaran disiapkan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Ketercapaian tujuan pembelajaran dilihat dari seberapa banyak indikator yang ditetapkan bisa dicapai siswa. Kegiatan pembelajaran yang bermakna akan berdampak luas kepada pemahaman siswa, antara lain mereka bukan hanya hafal dan paham terhadap sesuatu yang dipelajari tetapi juga dapat menerapkan dan mentransfer untuk kepentingan lain dalam kehidupannya.
f.     Memilih dan Memanfaatkan Alat Bantu/Media/Sumber Belajar
    Kelancaran dan efektivitas pembelajaran antara lain didukung oleh kehadiran alat bantu/media/sumber belajar yang tersedia. Ketersediaan alat bantu/media/sumber belajar memungkinkan siswa dapat belajar lebih baik, lebih intensif, dan lebih banyak potensi yang dapat dikembangkan. Oleh karena itu, alat bantu/media/sumber belajar perlu dihadirkan dengan tepat.
          Alat bantu/media/sumber belajar perlu dimanfaatkan secara sinergis untuk mengoptimalkan pembelajaran. Sekalipun saat ini telah banyak media/sumber belajar yang canggih, alat bantu mengajar (papan tulis, penghapus, kapur/spidol) tetap diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran. Memang, media pembelajaran (OHP, LCD, dan sejenisnya) semakin memudahkan guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Akan tetapi media itu juga bukan segalanya. Penciptaan kondisi yang dapat mendorong siswa banyak mempelajari mata pelajaran tersebut tetap lebih utama. Sumber belajar adalah “tempat” asal-usulnya bahan ajar diperoleh atau “tempat” yang memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar.
        Pemilihan alat bantu/media/sumber belajar harus benar-benar untuk dimanfaatkan secara optimal dalam rangka membantu siswa untuk belajar dengan sebaik-baiknya. Alat bantu/media/sumber belajar yang diperlukan harus ditulis secara rinci dan jelas, misalnya untuk sumber belajar yang berupa buku perlu dicantumkan judul buku, pengarang, penerbit dan nomor halaman, agar pihak lain yang membutuhkan dapat melacak dan menemukan dengan mudah. Informasi yang jelas mengenai alat bantu/media/sumber belajar yang digunakan dalam RPP juga menunjukkan bahwa pembuat RPP sangat bertanggung jawab terhadap sumber-sumber yang digunakan.
g.    Mengembangkan Beragam Instrumen Asesmen
          Asesmen (assessment) adalah seluruh proses untuk mengumpulkan informasi terkait dengan kemajuan proses dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, tes (test) termasuk instrumen asesmen. Pelaksanaan berbagai jenis tes atau nontes termasuk wilayah asesmen, yakni bagian dari proses mengumpulkan informasi untuk mengetahui kemajuan proses dan hasil belajar.
        Lembar jawaban siswa, catatan pengamatan, rekaman hasil wawacara, karya ilmiah yang dihasilkan siswa atau bentuk lain yang dihasilkan siswa akan dibaca dan dicermati guru dan pada akhirnya diberi skor. Proses memberi skor terhadap hasil tes, hasil menulis ilmiah atau kegiatan lainnya, termasuk kegiatan pengukuran (measurement). Untuk melakukan pengukuran, guru perlu menyiapkan kunci jawaban, atau instrumen pembantu lainnya.
        Dalam rentang waktu tertentu, misalnya satu semester, siswa mempunyai kumpulan skor. Semua skor diolah dengan menggunakan rumus tertentu untuk menentukan nilai akhir semester. Proses menentukan nilai akhir siswa dengan memanfaatkan rumus tertentu dari skor-skor yang diperoleh siswa itulah yang disebut penilaian (evaluation). Asesmen, tes, pengukuran, penilaian, dan evaluasi harus dipahami secara benar dan digunakan secara tepat, juga harus dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan kompetensi yang harus dimiliki siswa dan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Dalam silabus, hanya disebut teknik, bentuk instrumen, dan contoh instrumen asesmen, tetapi dalam RPP semua instrumen harus disiapkan dan bahkan kunci jawaban, atau rubrik penilaian yang diperlukan juga harus disediakan.


Bookmark and Share